Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW

Maret 28, 2009 at 4:05 pm 6 komentar

saya bertempat tinggal di sebuah perumahan di  Jawa Timur. tiga hari yang lalu saya mendapat undangan untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. tepatnya malam ini jam 19:00. ooh begitu maraknya orang-orang mendatangi undangan, semuanya beranggapan dengan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW pahalanya bukan karuan banyaknya. padahal jika seperti ini apa bedanya kita yang muslim dengan umat nasrani yang memperingati kelahiran Nabi Isa alaihissalam. bukankah Rasulullah SAW telah bersabda: Man tasyabbaha biqaumin fahuwa minum. artinya: Barangsiapa menyerupai suatu kaum berarti ia bagian dari mereka.

Kasihan saya melihat orang-orang Islam yang mendatangi peringatan maulid itu. kebanyak mereka bukan orang-orang jamaah Masjid. mereka tidak malu mendatangi acara maulid Nabi SAW di dekat masjid sementara untuk shalat lima waktu bahkan shalat jumat sekalipun, mereka tidak ada yang hadir. saya bersaksi, sesungguhnya orang-orang itu tidak ada yang pernah ke Masjid sedikit pun. karena saya tahu siapa-siapa yang menjadi jamaah masjid.

kebanyakan orang-orang yang datang memperingati maulid Nabi adalah orang-orang yang jarang mengerjakan shalat atau bahkan tidak pernah shalat, tapi sangat sergep dan antusias ketika ada undangan yasinan dan tahlilan. kemudian mereka mengatakan bahwa orang-orang yang menolak yasinan dan tahlilan -padahal setiap hari shalat lima waktu berjamaah di masjid, sebagai orang-orang bodoh yang tidak mengharapkan pahala. bahkan Kiyainya mengatakan dalam pengajian itu, sungguh bodoh orang yang tidak mau tahlilan. jika tidak mau bertahlil maka kuburannya akan gelap, pekat, tiada sinarnya.

ini sama halnya ketika saya hendak berangkat mengajar, karena waktunya sangat mepet, saya pun berniat shalat di masjid di jalan. subhaanallah, shalatnya cepat sekali. belum selesai membaca al-fatihah yang merupakan rukun shalat, sang imam sudah bertakbir untuk rukuk, ketika membaca doa dalam tasyahud pun, cepat sekali. hingga akhirnya saya terpaksa harus shalat lagi sendiri. karena saya anggap shalat seperti itu tidak sah. tapi anehnya, ketika dzikir sehabis shalat, dzikir itu panjanga sekali hampir dua puluh menit.

inilah yang sangat disukai setan, yang mana perbuatan wajib ditelantarkan sementara perbuatan yang tidak disyariatkan bahkan bisa dikatakan bahwa dzikir yang mereka lakukan adalah bid`ah, justeru dilestarikan. anehnya mereka menganggap mereka adalah orang-orang yang ahsanu amalan, yakni paling bagus amalnya, paling shalih, dan paling banyak pahalanya. padahal di sisi Allah swt mereka adalah orang-orang yang sesat. jika tidak percaya silakan anda membaca surat Al-Kahfi, surat ke-18 ayat 103. kemudian lanjutkan hingga ayat 106. pasti anda mendapati sangat persisi kondisi mereka-mereka itu.

saya juga terkadang serba salah, karena memng sulit mau berbuat apa? isteri saya misalnya, sering diajak yasinan, dia saya suruh datang, tapi jangan ikut masuk ke dalamnya, ikut aja diluar. karena itu jelas-jelas perbuatan yang tidak disyariatkan. silakan anda cari sendiri tentang fadhilah yasin di blog ini dengan mencari di kolom “cari”, pasti anda tahu bahwa seluruh hadits tentang fadhilah yasin adalah dhaif, munkar dan maudhu`. ya Allah, sampai segitu bodohnya kaum muslimin. gak pernah shalat, jilbaban juga endak, tetapi untuk yasinan, antusiasnya bukan main. seakan-akan tidak mengapa tidak shalat, tidak mengapa berpacaran, tidak mengapa tidak berjilbab, yang penting yasinan. itu kan suatu kebodohan yang nyata. kebo aja tidak pernah berbuat seperti itu. hihih… memang kebo gak bisa baca tahu.

beberapa waktu yang lalu, ada tetangga yang baru menempati rumah baru. di sebelah rumah kontrakan saya ada rumah kosong yang lama tidak ditempati. kemudian ada pembeli yang mau menempatinya. ketika ditempati pemilik rumah baru itu mengundang tetangga sekitar untuk datang ke rumahnya. tetapi kedatangan mereka adalah untuk membaca yasin sebagai pembukaan rumah barunya.

memang mendatangi undangan adalah wajib dalam agama. tapi ketika undangan itu adalah bid`ah dan jelas-jelas maksiat kepada Allah, tentu mendatanginya menjadi haram. seperti halnya jika anda diundang ke pesta pernikahan, kemudian disana ada joget inul misalnya, atau ikhtilat, campur laki dan perempuan, atau musik-musik yang haram, maka anda haram pula mendatanginya.

setelah berpikir dan berpikir, saya berkata kepada isteri saya, ia tetangga baru kita, mestinya kita mendatangi undangannya. apalagi jarak rumahnya dengan rumah saya hanya terpaut satu rumah saja. tapi ya Allah, kalau bisa meneriakkan nasihat atau memberitahu mereka bahwa ini perbuatan bid`ah tentu hal itu sangat harus dilakukan dan isteri saya harus mendatangi undangan itu. tapi kayaknya sangat tidak mungkin kami mengucapkan hal seperti itu, karena kondisi masyarakat yang sudah seperti itu,…. aah. akhirnya isteri saya tak bilangi; gak usah datang, toh kalau dibenci dia bukan Allah saja kok. yang penting kita tidak dibenci Allah swt.

namun meski tidak mendatangi undangan yasinannya, kami tetap berusaha bertindak baik terhadap tetangga manapun. suaminya pun bukan orang yang ahli masjid. karena saya tidak pernah melihatnya ke Masjid. biasanya orang yang tidak pernah ke Masjid, dalam hati saya ada sedikit perkataan: buat apa mempedulikan orang seperti itu, toh dia tidak pernah shalat. tapi terkadang juga ada perasaan berdosa, kan kewajiban saya untuk mendakwahinya.

karena saking sangat sulitnya mendakwahi mereka, maka uneg-uneg itu saya tuliskan disini. hingga ketika di blog ini saya gak pernah nulis, malam ini saya sempat-sempatin untuk menulis demi menguraikan seluruh isi hati ini mengenai yasinan dan tahlilan. siapa tahu ada di antara pembaca yang memahami, kemudian menyadari dan mengetahui bahwa yasinan dan tahlilan bukan dari tuntunan Rasulullah saw.

pernahkah di antara pembaca ada yang menemukan bahwa Rasulullah saw dan para sahabat melakukan yasinan dan tahlilan, tentunya dalil yang sahih loh bukan maudhu`, kalau ada yang pernah tahu, mohon dicantumkan disini, beserta referensinya. agar menjadi pengetahuan kita semua.

semoga bermanfaat. wassalamu`alaikum.

Entry filed under: Aqidah, ibadah, pendidikan Islam, pengetahuan Umum Islam (tsaqafah ammah). Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , .

BEBERAPA MASALAH WANITA Berpakaian tapi telanjang

6 Komentar Add your own

  • 1. cazhrax  |  Maret 5, 2010 pukul 1:33 pm

    he Al Atsari; saya tidak butuh wali sanga untuk masuk islam karena meski ada wali sanga ternyata masih ada sodara qt yg non islam. Saya pasti kafir jika saja Allah tidak memberikan hidayahNya kpda saya jadi bukan karena wali sanga yang membuat sy islam tp krna Hidayah Allah sy Islam. Rasulullah bahkan tidak bisa mengislamkan keluarganya jika Allah mau mengislamkan seluruh manusia tidak perlu mengutus 25 nabi untuk mengislamkan seluruh dunia. karena tak ada yg tak mungkin bagi Nya. Lalu kenapa Al Atsari sekeluarga harus repot-repot.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Islamic calender

Islamic clock

Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Blog Stats

  • 151,319 hits

Arsip

Feeds


%d blogger menyukai ini: